ICT Vocation School of Jumantono

informasi pembelajaran TeKaJe EsemkaEnJumantono

IPV6 TELAH RESMI DILUNCURKAN

Seperti yang kita ketahui, pertumbuhan internet sangat sangat drastis sehingga sudah bukan hal yang mustahil akan tetap berkembang seiring dengan kebutuhan manusia.

IP Address adalah salah satu elemen penting, seperti yang kita ketahui IP Versi 4 yang kini digunakan suatu saat akan habis. IP Versi 6 (IPV6) yang sebelumnya sudah dimplementasikan oleh beberapa pengguna internet akan menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan dari IPV4 tersebut.

Juni 2012 menjadi bulan bersejarah bagi perkembangan internet di dunia. Ya, 6 Juni 2012 IPv6 Telah Resmi Diluncurkan. Seperti yang saya peroleh di website http://www.worldipv6launch.org/

Major Internet service providers (ISPs), home networking equipment manufacturers, and web companies around the world are uniting to redefine the global Internet and permanently enable IPv6 for their products and services on 6 June 2012.
Sekilas IPV4 (IP Versi 4)

Alamat IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host, bila host yang ada di seluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6.
Sekilas IPV6 (IP Versi 6)

Internet Protocol version 6 adalah protokol internet generasi baru yang menggantikan protokol versi sebelumnya (IPv4). Tujuan utama diciptakan IPv6 karena keterbatasan ruang alamat di IPv4 yang hanya terdiri dari 32 bit.
IPv6 vs IPv4

Kelebihan IPv6 dengan IPv4 antara lain:

* Ruang alamat IPv6 yang lebih besar yaitu 128 bit.
* Pengalamatan multicast, yaitu pengiriman pesan ke beberapa alamat dalam satu group.
* Stateless address autoconfiguration (SLAAC), IPv6 dapat membuat alamat sendiri tanpa bantuan DHCPv6.
* Keamanan lebih bagus dengan adanya default sekuriti IPSec.
* Pengiriman paket yang lebih sederhana dan efisien.
* Dukungan mobilitas dengan adanya Mobile IPv6.

Paket IPv6

IP Versi 6

Paket IPv6 terdiri dari dua bagian yaitu: Paket Header dan Paket Payload.

Ukuran paket Header terdiri dari 40 oktet (320 bit) yang terdiri dari:

* versi, 4 bit.
* Traffic class, 8 bit.
* Label Flow, 20 bit.
* Panjang Payload, 16 bit.
* Header berikutnya, 8 bit.
* Batasan hop, 8 bit.
* alamat tujuan, 128 bit
* alamat asal, 128 bit

Ukuran panjang Payload adalah 16 bit dan bisa membawa maximum 65535 oktet.

referensi: wikipedia

sumber: http://www.putragaluh.web.id/blog/show/ipv6-telah-resmi-diluncurkan.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: